MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN TINGGI AGAMA NUSA TENGGARA TIMUR

Jln. Perintis Kemerdekaan - Kota Kupang - Nusa Tenggara Timur

Telp./Fax. 038021162 Email : ptakupang@yahoo.co.id

Kupang dan Sekitarnya
Kamis, 19 Oktober 2017

 

sekretariat/berita/gambar/pembinaan.jpg

PEMBINAAN TEKNIS dan YUDISIAL PENGADILAN TINGGI AGAMA DAN PENGADILAN AGAMA SE WILAYAH NUSA TENGGARA TIMUR

30 Juli 2017

Minggu, 30 Juli 2017 tepat pukul 19.30 WITA bertempat di Aula Hotel Neo Kupang dilaksanakan Pembinaan Teknis Pengadilan Tinggi Agama dan Pengadilan Agama Se wilayah Nusa Tenggara Timur dengan narasumber  Hakim Agung           Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H dan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Dr. H. Abd. Manaf, M.H. Pembinaan Teknis diikuti oleh Ketua PTA, Wakil Ketua PTA, Hakim Tinggi, Pejabat Fungsional dan Struktural Pengadilan Tinggi Agama Kupang. Ketua Pengadilan Agama, Wakil Ketua Pengadilan Agama, Hakim Pengadilan Agama, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama Se Nusa Tenggara Timur.

        Dalam pembinaannya, Dr. H. Abd. Manaf, M.H. menyampaikan bahwa aparat peradilan  agama saat ini harus pandai-pandai bersyukur karena kondisi  peradilan agama saat ini sudah sangat jauh berbeda dengan kondisi peradilan agama sebelum satu atap dengan Mahkamah Agung RI. Terlebih lagi ditambah dengan kenaikan tunjangan jabatan Hakim dan kenaikan remunerasi bagi pegawai non hakim. Diharapkan agar pertambahan dalam hal penghasilan ini dapat menjadi motivasi dalam peningkatan prestasi dan kedisiplinan dalam bekerja. Beliau menyampaikan bahwa para Ketua Pengadilan Agama harus pandai ‘membagi’ dan pandai ‘melihat’ satuan kerjanya secara keseluruhan baik fisik maupun psikis agar dapat mengatasi konflik yang timbul dalam lingkungan kerja. Para Ketua diharapkan agar mampu menunjukkan wibawany, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam pergaulan dalam masyarakat.

            Dr. H. Abd. Manaf, M.H juga menyampaikan bahwa, dengan kondisi perkara di NTT yang tidak banyak hampir di semua satuan kerja baik tingkat banding maupun tingkat pertama, diharapkan agar Hakim maupun dan seluruh pegawai dapat memanfaatkan waktu kosong yang ada dengan meningkatkan budaya membaca. Hal ini agar dapat meningkatkan pengetahuan dalam bidang hukum maupun umum dan bagi hakim teruatama demi peningkatan kualitas putusan.

            Lebih lanjut Beliau menyampaikan seluruh aparat peradilan agama agar selalu menjaga Pengadilan Agama baik dalam hal fisik maupun dalam hal administrasi. Dalam hal fisik yaitu kebersihan dan kenyamanan lingkungan kantor. Terutama bagian-bagian kantor yang menjadi fasilitas umum untuk pihak berperkara, yaitu ruang tunggu/lobi, toilet juga ruang sidang. Dalam hal administrasi antara lain laporan yang tepat waktu, administrasi baik bagian perkara maupun bagian umum yang sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Sebagai akhir dari  pembinaan beliau, beliau berharap agar aparat pengadilan agama di NTT selalu menjaga kekompakan di satuan kerjanya masing-masing. Beliau berharap agar permasalahan ataupun konflik yang timbul tidak sampai diketahui oleh pimpinan yang lebih tinggi ataupun orang luar melainkan dapat diselesaikan di satuan kerja masing-masing.

 

      Pembinaan selanjutnya oleh Hakim Agung Mahkamah Agung RI,Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H. Dalam pembinaannya, beliau lebih banyak berbicara tentang administrasi perkara. Beliau menyampaikan bahwa, apa yang disampaikan oleh Dirjen Badilag sebelumnya mengenai peningkatan pengetahuan adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh seluruh aparat peradilan terutama hakim. Beliau berharap agar hakim lebih jeli menetapkan putusan dalam suatu perkara. Sebagai penutup Beliau berharap walaupun sangat sedikit perkara ekonomi syari’ah di Nusa Tenggara Timur, hakim pengadilan agama di Nusa Tenggara Timur tetap harus mengerti dan memiliki pengetahuan lebih mengenai apa itu ekonomi syariah.Minggu, 30 Juli 2017 tepat pukul 19.30 WITA bertempat di Aula Hotel Neo Kupang dilaksanakan Pembinaan Teknis Pengadilan Tinggi Agama dan Pengadilan Agama Se wilayah Nusa Tenggara Timur dengan narasumber  Hakim AgungDr. H. Purwosusilo, S.H., M.H dan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Dr. H. Abd. Manaf, M.H. Pembinaan Teknis diikuti oleh Ketua PTA, Wakil Ketua PTA, Hakim Tinggi, Pejabat Fungsional dan Struktural Pengadilan Tinggi Agama Kupang. Ketua Pengadilan Agama, Wakil Ketua Pengadilan Agama, Hakim Pengadilan Agama, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama Se Nusa Tenggara Timur.

         Dalam pembinaannya, Dr. H. Abd. Manaf, M.H. menyampaikan bahwa aparat peradilan  agama saat ini harus pandai-pandai bersyukur karena kondisi  peradilan agama saat ini sudah sangat jauh berbeda dengan kondisi peradilan agama sebelum satu atap dengan Mahkamah Agung RI. Terlebih lagi ditambah dengan kenaikan tunjangan jabatan Hakim dan kenaikan remunerasi bagi pegawai non hakim. Diharapkan agar pertambahan dalam hal penghasilan ini dapat menjadi motivasi dalam peningkatan prestasi dan kedisiplinan dalam bekerja. Beliau menyampaikan bahwa para Ketua Pengadilan Agama harus pandai ‘membagi’ dan pandai ‘melihat’ satuan kerjanya secara keseluruhan baik fisik maupun psikis agar dapat mengatasi konflik yang timbul dalam lingkungan kerja. Para Ketua diharapkan agar mampu menunjukkan wibawany, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam pergaulan dalam masyarakat.

           Dr. H. Abd. Manaf, M.H juga menyampaikan bahwa, dengan kondisi perkara di NTT yang tidak banyak hampir di semua satuan kerja baik Tingkat Banding maupun tingkat pertama, diharapkan agar Hakim maupun dan seluruh pegawai dapat memanfaatkan waktu kosong yang ada dengan meningkatkan budaya membaca. Hal ini agar dapat meningkatkan pengetahuan dalam bidang hukum maupun umum dan bagi hakim teruatama demi peningkatan kualitas putusan.

           Lebih lanjut Beliau menyampaikan seluruh aparat peradilan agama agar selalu menjaga Pengadilan Agama baik dalam hal fisik maupun dalam hal administrasi. Dalam hal fisik yaitu kebersihan dan kenyamanan lingkungan kantor. Terutama bagian-bagian kantor yang menjadi fasilitas umum untuk pihak berperkara, yaitu ruang tunggu/lobi, toilet juga ruang sidang. Dalam hal administrasi antara lain laporan yang tepat waktu, administrasi baik bagian perkara maupun bagian umum yang sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Sebagai akhir dari  pembinaan beliau, beliau berharap agar aparat pengadilan agama di NTT selalu menjaga kekompakan di satuan kerjanya masing-masing. Beliau berharap agar permasalahan ataupun konflik yang timbul tidak sampai diketahui oleh pimpinan yang lebih tinggi ataupun orang luar melainkan dapat diselesaikan di satuan kerja masing-masing.

     Pembinaan selanjutnya oleh Hakim Agung Mahkamah Agung RI, Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H. Dalam pembinaannya, beliau lebih banyak berbicara tentang administrasi perkara. Beliau menyampaikan bahwa, apa yang disampaikan oleh Dirjen Badilag sebelumnya mengenai peningkatan pengetahuan adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh seluruh aparat peradilan terutama hakim. Beliau berharap agar hakim lebih jeli menetapkan putusan dalam suatu perkara. Sebagai penutup Beliau berharap walaupun sangat sedikit perkara ekonomi syari’ah di Nusa Tenggara Timur, hakim pengadilan agama di Nusa Tenggara Timur tetap harus mengerti dan memiliki pengetahuan lebih mengenai apa itu ekonomi syariah. 

Aplikasi External

Aplikasi Internal

Alamat Kantor

Jln. Perintis Kemerdekaan Oebobo - Kota Kupang - Nusa Tenggara Timur

Telpon/Fax : 0380 827611
Email : ptakupang@yahoo.com

DENAH LOKASI KANTOR

JAM KERJA

DASAR HUKUM KMA Nomor : 071/KMA/SK/V/2008
PERMA Nomor 07 2016
Hari Masuk Pulang Istirahat
Senin s/d Kamis 08.00 WITA 16.30 WITA 12.00 s/d 13.00 WITA
Jum'ad 07.30 WITA 16.30 WITA 11.30 s/d 13.00 WITA